Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2025

Pertemuan 12

    Simulasi pengelolaan sampah kota 1. Fenomena kehidupan sehari-hari yang ingin dimodelkan: Pengelolaan sampah di kota, termasuk pengumpulan, pemilahan, dan pembuangan sampah dari rumah tangga hingga proses akhir di tempat pembuangan akhir (TPA). 2.  Identifikasi entitas/agen utama dan interaksi antar agen: Entitas utama:  Rumah tangga, petugas kebersihan, truk pengangkut sampah, tempat pembuangan sampah (TPA), dan fasilitas daur ulang. Interaksi:  Rumah tangga menghasilkan sampah → Petugas kebersihan mengumpulkan sampah  →  Truk mengangkut sampah ke TPA atau fasilitas daur ulang  →  Sampah dikelola sesuai jenis (sampah organik, anorganik, atau berbahaya). 3. Diagram Konseptual (Flowchart): Rumah tangga menghasilkan sampah  →  Sampah dipilah (organik vs. anorganik)  →  Pengumpulan oleh petugas kebersihan  →  Pengangkutan ke TPA atau fasilitas daur ulang  →  Pemrosesan sampah (didaur ulang atau dibuang...

PERTEMUAN 10

Gambar
  Sistem Antrian (Single-Server) Skenario A (Baseline) : Arrival Sedang → Hasil rata - rata waktu tunggu sekitar 4.99 Skenario B (Lebih Longgar) : Arrival berkurang → raat - rata 3.55 Skenario C (Sibuk) : Arrival meningkat → rata rata 6.97 Simulasi dijalankan  10 kali  per skenario. Analisis statistik:  one-way ANOVA  (α=0.05) Hasil analisis statistik One-way ANOVA →  F = 909.79 ,  p < 0.001 . → Perbedaan rata-rata antar skenario  signifikan . Kesimpulan singkat & rekomendasi Skenario B  memberikan waktu tunggu terendah (rata-rata 3.55 menit) — ini  paling baik  dari segi pengalaman pengguna. Karena perbedaan signifikan, rekomendasi:  pilih skenario B  atau lakukan perubahan operasional yang menurunkan laju kedatangan efektif (mis. atur jadwal, tambah batch service, atau tambahkan server bila perlu). Jika tujuan utama adalah throughput maksimum, lakukan analisis tambahan (throughput, utilisasi server) — tapi untuk...

Pertemuan ke 6

Gambar
  Laporan Praktikum: Analisis Sensitivitas Model Antrian Pelanggan 1. Deskripsi Model Model simulasi ini menggambarkan sistem antrian pelanggan di sebuah bank. Pelanggan datang secara acak, dilayani oleh satu kasir, dan keluar setelah selesai dilayani. 2. Parameter yang Diuji Waktu kedatangan pelanggan (arrival rate) Waktu pelayanan kasir (service rate) 3. Metode Analisis yang Digunakan Metode  analisis sensitivitas , yaitu mengubah nilai parameter (misalnya -10%, +10%, +20%) untuk melihat dampaknya terhadap waktu tunggu dan panjang antrian. 4. Hasil dan Grafik Sensitivitas Hasil simulasi menunjukkan: Jika waktu pelayanan  lebih lama (+20%) , maka antrian menjadi lebih panjang. Jika waktu pelayanan  lebih cepat (-10%) , antrian berkurang. Grafik garis menunjukkan hubungan langsung antara waktu pelayanan dan panjang antrian (semakin lama pelayanan, semakin panjang antrian). 5. Interpretasi dan Rekomendasi Semakin efisien pelayanan, semakin cepat antrian berkurang. Dis...

PERTEMUAN KE -9

Gambar
    Model Simulasi Sederhana dalam Industri Logistik: Optimasi Rute Pengiriman 1. Pendahuluan Dalam industri logistik, efisiensi pengiriman barang merupakan faktor kunci untuk mengurangi biaya operasional dan meningkatkan kepuasan pelanggan. Model simulasi ini dirancang untuk mensimulasikan proses pengiriman barang dari gudang ke beberapa titik tujuan, dengan fokus pada optimasi rute. Simulasi ini menggunakan pendekatan sederhana untuk menggambarkan bagaimana variasi parameter dapat memengaruhi performa sistem logistik. Tujuan Simulasi Tujuan utama dari simulasi ini adalah untuk menganalisis dan mengoptimalkan rute pengiriman dalam jaringan logistik sederhana, dengan tujuan meminimalkan waktu pengiriman total dan biaya operasional. Secara spesifik, simulasi ini bertujuan untuk: Mengevaluasi dampak variasi jumlah kendaraan dan strategi rute terhadap efisiensi pengiriman. Mengidentifikasi titik bottleneck dalam proses logistik. Memberikan rekomendasi praktis untuk perbaikan oper...

PERTEMUAN - 7

Gambar
  Laporan Simulasi Sistem Produksi Menggunakan SimPy 1. Pendahuluan Tujuan simulasi ini adalah untuk mempelajari performa sistem produksi sederhana — di mana produk datang ke lini produksi, menunggu giliran, kemudian diproses oleh mesin tunggal. Kita akan mengukur: Waktu tunggu produk dalam antrean Waktu total dalam sistem Tingkat utilisasi mesin Kemudian dilakukan analisis statistik (rata-rata, variansi, dan confidence interval). 2. Deskripsi Model Sistem terdiri dari  1 mesin produksi . Produk datang dengan  selang waktu antar kedatangan acak  (distribusi eksponensial dengan rata-rata 5 menit). Waktu proses produksi juga acak (distribusi eksponensial dengan rata-rata 4 menit). Simulasi berjalan selama  8 jam (480 menit) .   3. Hasil Simulasi (contoh output) Grafik ini menunjukkan bahwa  rata-rata waktu total (7.81 menit)  adalah yang tertinggi, sedangkan  rata-rata waktu tunggu (3.75 menit)  paling rendah. Artinya, sebagian besar waktu...

UJIAN TENGAH SEMESTER (PERTEMUAN KE-8)

   1. Deskripsi Masalah Sebuah perusahaan logistik ingin mengetahui seberapa baik sistem distribusi mereka bekerja. Dalam sistem ini ada tiga lokasi utama: Pemasok (supplier): tempat barang berasal. Gudang (warehouse): tempat penyimpanan sebelum dikirim. Pelanggan (customer): penerima barang. Untuk melihat performanya, beberapa parameter dapat diubah, yaitu: Jumlah truk pengantar (1–3 unit). Waktu rata-rata pengisian dan pengantaran barang. Tingkat permintaan pelanggan per jam. 2. Membuat model simulasi sistem logistik dengan minimal dua variasi parameter. Contoh: Variasi 1: 1 truk, waktu pengisian 10 menit, permintaan pelanggan 5 kali/jam. Dengan 1 truk, waktu tunggu pelanggan lebih lama karena antrean pengiriman lebih banyak. Utilisasi truk tinggi, tapi throughput rendah. Variasi 2: 3 truk, waktu pengisian 5 menit, permintaan pelanggan 8 kali/jam. Dengan 3 truk, waktu tunggu pelanggan berkurang, distribusi lebih cepat, dan throughput meningkat. Namun, utilisasi tiap truk sed...