Pertemuan 13

 

1. Analisis Hasil Simulasi dari Model yang dibuat Sebelumnya

    Dari simulasi pengelolaan sampah kota, dapat dilihat bahwa sistem bekerja melalui tahapan:

Rumah Tangga → Pengumpulan → Pengangkutan → TPA atau Daur Ulang.

Hasil simulasi menunjukkan bahwa:

  • Semakin besar volume sampah rumah tangga, semakin cepat TPA penuh.
  • Jika sampah tidak dipilah, hampir semua sampah masuk ke TPA.
  • Pemilahan sampah yang baik dapat mengurangi jumlah sampah di TPA dan meningkatkan daur ulang.
  • Keterbatasan truk dan petugas menyebabkan sampah menumpuk di lingkungan warga.

Artinya, sistem pengelolaan sampah belum optimal jika hanya mengandalkan pengangkutan ke TPA.

2. Analisis What-if (Bagaimana Jika)

What-if 1: Frekuensi Pengangkutan Ditambah

  • Sampah di rumah tangga berkurang
  • Lingkungan lebih bersih
  • Namun biaya operasional meningkat

What-if 2: Pemilahan Sampah Ditingkatkan

  • Sampah yang masuk ke TPA berkurang
  • Sampah anorganik lebih banyak didaur ulang
  • Sistem menjadi lebih ramah lingkungan

What-if 3: Kapasitas TPA Diperbesar

  • Masalah sampah hanya teratasi sementara
  • Tidak menyelesaikan masalah jangka panjang

3. Trade-off Analysis (Pertimbangan Untung–Rugi)

4. Rekomendasi Kebijakan

Berdasarkan simulasi, kebijakan yang paling efektif adalah:

  • Meningkatkan pemilahan sampah di rumah tangga
  • Memperkuat fasilitas daur ulang
  • Menyesuaikan frekuensi pengangkutan sesuai kebutuhan wilayah
  • Mengurangi ketergantungan pada TPA

5. Kesimpulan

Simulasi menunjukkan bahwa pengelolaan sampah kota akan lebih efektif jika fokus pada pemilahan dan daur ulang, bukan hanya membuang sampah ke TPA. Dengan sistem yang lebih teratur, kebersihan kota meningkat dan dampak lingkungan dapat dikurangi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas 1 Teknik Pemodelan & Simulasi

PERTEMUAN KE -9

Tugas Mandiri & Referensi Tugas Individual