Pertemuan 15
Latar Belakang & Permasalahan
Tantangan operasional di rumah sakit dan manufaktur
Metodologi Penelitian
Pendekatan simulasi yang digunakan
Model Sistem
Diagram konseptual sistem antrian dan produksi
Hasil Simulasi Kunci
Grafik performa dan optimasi
Analisis & Rekomendasi
Implikasi manajerial
Kesimpulan
Poin-poin penting dan kontribusi
Optimasi Layanan Kesehatan dan Produksi melalui Simulasi Diskrit
Melalui Pendekatan Simulasi Diskrit dan Algoritma Genetika
Slide 3: Latar Belakang Permasalahan
Rumah Sakit Daerah: Antrian panjang di pendaftaran
Waktu tunggu rata-rata: 20+ menit
Utilisasi petugas: 100% (overload)
Dampak: Ketidakpuasan pasien, inefisiensi
Waktu setup produksi: 30 menit
Throughput terbatas: 85 unit/jam
Utilisasi mesin tinggi namun output suboptimal
Dampak: Biaya tinggi, daya saing rendah
Simulasi Antrian (M/M/c Model)
Distribusi Poisson untuk kedatangan
Distribusi Eksponensial untuk pelayanan
Simulasi Monte Carlo
Analisis risiko dan variabilitas
Genetic Algorithm (GA)
Optimasi parameter sistem
Analisis Sensitivitas
Identifikasi parameter kritis
Populasi: 10 kromosom
Generasi: 50 iterasi
Mutation rate: 0.1
Elitism: 1 individu
Waktu tunggu: 2.1 menit (↓ 90%)
Utilisasi: 52.4% (↓ 46.3%)
Biaya total: $865/jam (↓ 43%)
Utilisasi > 70% → Sistem tidak stabil, antrian tumbuh eksponensial
Utilisasi 50-70% → "Sweet spot" untuk layanan responsif
Utilisasi < 50% → Sumber daya menganggur, biaya tinggi
Sistem Antrian: Laju kedatangan (λ) → Sensitivity Index = 0.78
Sistem Produksi: Waktu setup → Sensitivity Index = 0.72
Penambahan 1 Petugas selama jam sibuk (08.00-12.00)
Biaya: ~$15,000/tahun
Manfaat: Pengurangan waktu tunggu 90%, peningkatan kepuasan pasien
ROI: 200% (payback period: 4 bulan)
Sistem Penjadwalan Dinamis
Adjust staffing berdasarkan pola kedatangan historis
Implementasi: Dashboard prediksi beban harian
Program SMED (Single-Minute Exchange of Die)
Target: Kurangi waktu setup dari 30 menit → 18 menit
Investasi: $5,000 (pelatihan + konsultasi)
Manfaat: Peningkatan throughput 20%
ROI: 400% (payback period: 2.4 bulan)
Sistem pendaftaran online untuk 30% pasien
Cross-training operator untuk fleksibilitas produksi
Buffer optimization antar stasiun kerja
Risiko Penolakan Perubahan: Komunikasi intensif, pilot project
Risiko Over-optimization: Monitoring berkala, adjustment fleksibel
Risiko Ketergantungan Model: Validasi periodik dengan data aktual
Stakeholder alignment
Penyiapan infrastruktur
Training dasar
Implementasi terbatas (1 unit/lini)
Data collection & adjustment
Roll-out ke seluruh unit
System integration
Continuous improvement
Dashboard monitoring
KPI Operasional: Waktu tunggu, Throughput, OEE
KPI Finansial: ROI, Payback period
KPI Kualitas: Kepuasan pengguna, Defect rate
Mengurangi risiko pengambilan keputusan
Memungkinkan eksperimen tanpa gangguan operasional
Memberikan insights kuantitatif untuk investasi
Rumah Sakit: Pengurangan waktu tunggu 90% dengan penambahan 1 petugas
Manufaktur: Peningkatan throughput 20% dengan reduksi waktu setup
Metodologi: Framework simulasi yang dapat direplikasi
Validasi teori antrian dalam konteks lokal
Bukti efektivitas GA untuk optimasi sistem diskrit
Template untuk analisis serupa di sektor lain
Batasan asumsi dalam model simulasi
Strategi validasi dengan data real-time
Potensi integrasi dengan AI/ML
Challenges dalam change management
Email: [email tim]
Repository kode: [GitHub link]
Data lengkap: [Drive link]
Sektor Kesehatan:
Sektor Manufaktur:
Framework Penelitian:
1. Pemodelan Sistem → 2. Simulasi Diskrit → 3. Optimasi → 4. AnalisisTeknik yang Digunakan:
Tools: Python (SimPy, NumPy), Simulasi Diskrit
Slide 5: Diagram Model Sistem
Model Sistem Antrian Rumah Sakit M/M/c
┌─────────────────────────────────┐│ SISTEM ANTRIAN M/M/c │└─────────────────────────────────┘KEDATANGAN ANTRIAN PELAYANAN ┌──────────┐ ┌──────────┐ ┌──────────┐ │ Pasien │ │ Antrian │ │ Server ││ λ=12/jam ├──────────────►│ FIFS ├─────────────►│ μ=15/jam││ Poisson │ │ │ │ │└──────────┘ └──────────┘ └──────────┘│ │ ││ │ │▼ ▼ ▼┌──────────┐ ┌──────────┐ ┌──────────┐│ Waktu │ │ Panjang │ │ Utilisasi││ Tunggu │ │ Antrian │ │ Server │└──────────┘ └──────────┘ └──────────┘PARAMETER OPTIMASI: Jumlah Server (c) = 1, 2, 3, 4TUJUAN: Minimize Total Cost = Biaya Tunggu + Biaya Server
Variabel Kinerja: Waktu tunggu, Utilisasi, Throughput
Slide 6: Diagram Model Sistem Produksi
Model Sistem Produksi Manufaktur
PROSES PRODUKSI MULTI-STASIUN┌─────────────────────────────────────────────────────────────┐│ ││ BAHAN BAKU ┌─────┐ SETUP ┌─────┐ PROSES ┌─────┐ ││ ──────────► │Buffer│ ────────► │Mesin │ ────────► │ QC │ ││ └─────┘ └─────┘ └─────┘ ││ │ │ ││ ▼ ▼ ││ WIP Inventory Cacat/Return ││ │└─────────────────────────────────────────────────────────────┘PARAMETER KUNCI: • Waktu antar kedatangan: Uniform(3,7) menit • Waktu setup: Normal(30,5) menit → [Target: 18 menit] • Waktu proses: Normal(4,0.5) menit • Tingkat cacat: 5%TUJUAN OPTIMASI: Maximize Throughput, Minimize Lead Time
Slide 7: Grafik Hasil Simulasi Kunci
Pengaruh Jumlah Petugas terhadap Kinerja Sistem
# VISUALISASI HASIL SIMULASIimport matplotlib.pyplot as pltimport numpy as np# Data hasil simulasiservers = [1, 2, 3, 4]wait_times = [20.3, 2.1, 1.5, 1.3] # menitutilization = [98.7, 52.4, 34.8, 26.1] # persencosts = [1520, 865, 1210, 1560] # $/jamfig, (ax1, ax2) = plt.subplots(1, 2, figsize=(12, 4))# Grafik kiri: Waktu tunggu vs jumlah serverax1.plot(servers, wait_times, 'o-', linewidth=3, markersize=10,color='#E63946', label='Waktu Tunggu')ax1.set_xlabel('Jumlah Petugas', fontsize=11, fontweight='bold')ax1.set_ylabel('Waktu Tunggu (menit)', fontsize=11, color='#E63946')ax1.set_title('OPTIMAL: 2 Petugas', fontsize=12, fontweight='bold',color='#2A9D8F')ax1.grid(True, alpha=0.3)ax1.set_xticks(servers)ax1.annotate('Pengurangan 90%', xy=(2, 2.1), xytext=(2.5, 12),arrowprops=dict(arrowstyle='->', color='#2A9D8F', lw=2),fontsize=10, fontweight='bold')# Grafik kanan: Trade-off biayaax2.bar(servers, costs, color=['#E76F51', '#2A9D8F', '#E9C46A', '#E9C46A'])ax2.set_xlabel('Jumlah Petugas', fontsize=11, fontweight='bold')ax2.set_ylabel('Total Biaya ($/jam)', fontsize=11)ax2.set_title('Analisis Biaya Sistem', fontsize=12, fontweight='bold')ax2.grid(True, alpha=0.3, axis='y')ax2.set_xticks(servers)plt.tight_layout()plt.show()
(Gambar akan menampilkan dua grafik: kiri - waktu tunggu vs server, kanan - analisis biaya)
Slide 8: Hasil Optimasi Genetic Algorithm
Konvergensi Solusi Optimal
Parameter GA:
Proses Evolusi:
Generasi 1: Fitness = -1520 (4 servers)Generasi 10: Fitness = -865 (2 servers) ← KONVERGENSIGenerasi 20-50: Fitness stabil pada -865
Insight: Penambahan 1 server memberikan dampak tidak linear terhadap perbaikan sistem.
Slide 9: Analisis Hasil Simulasi
Temuan Kunci dan Interpretasi
1. Efek Threshold pada Sistem Antrian:
2. Non-linearitas Respons Sistem:
# Hukum Little dan Kingman's FormulaL = λ × W # (Little's Law)W_q ≈ (ρ^(√(2(c+1)))/(c(1-ρ)) × (CV_a² + CV_s²)/2 # (Kingman's Approximation)
Pengurangan utilisasi dari 99% ke 52% mengurangi waktu tunggu 10x lebih besar dari pengurangan 52% ke 35%.
3. Identifikasi Parameter Kritis:
Slide 10: Rekomendasi Implementasi
Rekomendasi Strategis Berbasis Simulasi
A. Untuk Rumah Sakit (Prioritas Tinggi):
B. Untuk Manufaktur (Prioritas Tinggi):
C. Rekomendasi Jangka Menengah:
Slide 11: Analisis Sensitivitas & Manajemen Risiko
Scenarios Analysis dan Kontinjensi
What-If Analysis:
| Skenario | Dampak pada Waktu Tunggu | Rencana Kontinjensi |
|---|---|---|
| Kenaikan 20% volume pasien | +150% (menjadi 50 menit) | Shift kedua atau sistem triase |
| Penurunan 30% waktu setup | +25% throughput | Realokasi ke bottleneck berikutnya |
| Peningkatan variabilitas proses | +40% lead time | Buffer safety stock |
Manajemen Risiko Implementasi:
Slide 12: Rencana Implementasi
Roadmap dan Timeline
Fase 1: Persiapan (Bulan 1-2)
Fase 2: Pilot (Bulan 3-4)
Fase 3: Scaling (Bulan 5-8)
Fase 4: Optimasi (Bulan 9-12)
Success Metrics:
Slide 13: Kesimpulan
Key Takeaways dan Nilai Tambah
1. Simulasi sebagai Decision Support Tool:
2. Hasil Konkret Proyek:
3. Kontribusi Akademis dan Praktis:
Slide 14: Tanya Jawab|
Terima Kasih
Poin Diskusi:
Kontak Tim:
"Simulasi adalah mikroskop untuk sistem kompleks — memungkinkan kita melihat apa yang tidak terlihat."
Slide 15: Appendix (Backup Slides)
Detail Teknis Tambahan
Kode Snippet Genetic Algorithm:
def genetic_algorithm():# Initializationpopulation = initialize_population(size=10)for generation in range(50):# Evaluationfitness = evaluate_fitness(population)# Selection (Tournament)parents = tournament_selection(population, fitness)# Crossover & Mutationoffspring = crossover(parents, rate=0.8)offspring = mutation(offspring, rate=0.1)# Elitismpopulation = elitism(population, offspring, fitness)
Data Statistik Simulasi:
Komentar
Posting Komentar